Liputan6.com, Jakarta
Hoaks peringatan cuaca buruk mencatut BMKG ini sering kali menyebar luas di masyarakat, terutama melalui media sosial dan aplikasi pesan instan, menimbulkan keresahan yang tidak perlu. Fenomena ini tidak hanya berpotensi menciptakan kepanikan massal, tetapi juga dapat mendorong masyarakat untuk mengambil langkah-langkah yang keliru dalam menghadapi kondisi.
Penyebaran hoaks semacam ini menjadi perhatian serius
Mengingat dampaknya yang signifikan terhadap ketenangan publik dan keselamatan, kita harus selalu waspada dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi. Cek Fakta Liputan6.com pun telah mengungkap beragam hoaks peringatan cuaca buruk mencatut BMKG, berikut daftarnya.
Peringatan BMKG Fenomena Squall Line Bawa Hujan Lebat, Angin Kencang dan Petir di Jakarta Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim BMKG mengeluarkan peringatan fenomena Squall Line membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Jakarta, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 29 Desember 2025.
Detail klaim tentang Squall Line
Klaim BMKG mengeluarkan peringatan fenomena Squall Line membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Jakarta, berupa tulisan sebagai berikut. “Kabar penting bagi warga Jabodetabek dan sekitarnya yang berencana merayakan malam pergantian tahun di luar ruangan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hari ini merilis peringatan dini terkait terdeteksinya fenomena Squall Line atau garis badai memanjang yang sedang terbentuk di Samudra Hindia dan bergerak menuju pesisir selatan serta utara Jawa. Citra satelit memperlihatkan barisan awan Cumulonimbus (Cb) yang sangat padat dan panjang, yang berpotensi membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir tepat pada tanggal 31 Desember malam hingga 1 Januari pagi. Istilah Squall Line menjadi viral dan banyak dicari di Google karena dampaknya yang bisa lebih merusak daripada badai biasa. Angin kencang yang dihasilkan bisa bersifat destruktif (merobohkan baliho/pohon), dan curah hujannya bisa memicu banjir kilat dalam hitungan jam. BMKG mengimbau penyelenggara acara tahun baru untuk menyiapkan rencana cadangan (indoor) dan masyarakat diminta untuk terus memantau aplikasi info cuaca secara real-time. Berita ini sangat krusial untuk disebarkan sekarang agar masyarakat tidak “kaget” dan bisa memitigasi bencana. Narasi yang dibangun bukan untuk menakut-nakuti, melainkan membangun kesiapsiagaan (“Sedia Payung Sebelum Hujan” dalam arti harfiah).
Benarkah klaim BMKG tentang Siklon 97S?
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim BMKG sebut Siklon 97S berpotensi besar kepung Kepulauan Jawa, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook 4 Desember 2025. Klaim BMKG sebut Siklon 97S berpotensi besar kepung Kepulauan Jawa berupa poster digital bertuliskan “BMKG SEBUT BAH

Leave a Reply